<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Biografi &#8211; Aplikasi Sekolah</title>
	<atom:link href="https://esekolah.co.id/category/biografi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://esekolah.co.id</link>
	<description>Satu Aplikasi untuk Semua Kebutuhan Sekolah</description>
	<lastBuildDate>Wed, 21 Sep 2022 07:13:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://esekolah.co.id/wp-content/uploads/2023/01/cropped-esekolah-horizontal-32x32.webp</url>
	<title>Biografi &#8211; Aplikasi Sekolah</title>
	<link>https://esekolah.co.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Inilah Pendiri Sekolah Perempuan Pertama di Indonesia</title>
		<link>https://esekolah.co.id/inilah-pendiri-sekolah-perempuan-pertama-di-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[WebMastereSekolah]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Jul 2021 08:15:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Admin Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[Biografi]]></category>
		<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[#AdminSekolah]]></category>
		<category><![CDATA[#AdminSekolahNet]]></category>
		<category><![CDATA[#AplikasiAdministrasiSekolah]]></category>
		<category><![CDATA[#SistemInformasiSekolah]]></category>
		<category><![CDATA[#SoftwareAplikasiSekolah]]></category>
		<category><![CDATA[#SoftwareSekolah]]></category>
		<category><![CDATA[aplikasekolah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://adminsekolah.net/?p=3185</guid>

					<description><![CDATA[Inilah Pendiri Sekolah Perempuan Pertama di Indonesia Pada masa pemerintahan Hindia Belanda, pendidikan bagi perempuan merupakan hal yang tidak biasa. Saat itu masih jarang perempuan yang mengenyam pendidikan di sekolah. Sosok Dewi Sartika melewati hal yang tidak biasa itu dengan berpikir jauh ke depan. Ia ingin mencetak perempuan yang pintar dan tangguh. Akhirnya, pada tahun&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_3187" style="width: 650px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-3187" class="wp-image-3187 size-large" src="https://esekolah.co.id/wp-content/uploads/2021/07/Inilah-Pendiri-Sekolah-Perempuan-Pertama-di-Indonesia-2-1024x1022.jpg" alt="Inilah Pendiri Sekolah Perempuan Pertama di Indonesia" width="640" height="639" srcset="https://esekolah.co.id/wp-content/uploads/2021/07/Inilah-Pendiri-Sekolah-Perempuan-Pertama-di-Indonesia-2-1024x1022.jpg 1024w, https://esekolah.co.id/wp-content/uploads/2021/07/Inilah-Pendiri-Sekolah-Perempuan-Pertama-di-Indonesia-2-300x300.jpg 300w, https://esekolah.co.id/wp-content/uploads/2021/07/Inilah-Pendiri-Sekolah-Perempuan-Pertama-di-Indonesia-2-150x150.jpg 150w, https://esekolah.co.id/wp-content/uploads/2021/07/Inilah-Pendiri-Sekolah-Perempuan-Pertama-di-Indonesia-2-768x767.jpg 768w, https://esekolah.co.id/wp-content/uploads/2021/07/Inilah-Pendiri-Sekolah-Perempuan-Pertama-di-Indonesia-2.jpg 1080w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><p id="caption-attachment-3187" class="wp-caption-text">Inilah Pendiri Sekolah Perempuan Pertama di Indonesia</p></div>
<div id="attachment_3188" style="width: 650px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-3188" class="wp-image-3188 size-large" src="https://esekolah.co.id/wp-content/uploads/2021/07/Inilah-Pendiri-Sekolah-Perempuan-Pertama-di-Indonesia-3-1024x1024.jpg" alt="Inilah Pendiri Sekolah Perempuan Pertama di Indonesia" width="640" height="640" srcset="https://esekolah.co.id/wp-content/uploads/2021/07/Inilah-Pendiri-Sekolah-Perempuan-Pertama-di-Indonesia-3-1024x1024.jpg 1024w, https://esekolah.co.id/wp-content/uploads/2021/07/Inilah-Pendiri-Sekolah-Perempuan-Pertama-di-Indonesia-3-300x300.jpg 300w, https://esekolah.co.id/wp-content/uploads/2021/07/Inilah-Pendiri-Sekolah-Perempuan-Pertama-di-Indonesia-3-150x150.jpg 150w, https://esekolah.co.id/wp-content/uploads/2021/07/Inilah-Pendiri-Sekolah-Perempuan-Pertama-di-Indonesia-3-768x768.jpg 768w, https://esekolah.co.id/wp-content/uploads/2021/07/Inilah-Pendiri-Sekolah-Perempuan-Pertama-di-Indonesia-3.jpg 1081w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><p id="caption-attachment-3188" class="wp-caption-text">Inilah Pendiri Sekolah Perempuan Pertama di Indonesia</p></div>
<p dir="auto">Inilah Pendiri Sekolah Perempuan Pertama di Indonesia</p>
<p dir="auto">Pada masa pemerintahan Hindia Belanda, pendidikan bagi perempuan merupakan hal yang tidak biasa. Saat itu masih jarang perempuan yang mengenyam pendidikan di sekolah. Sosok Dewi Sartika melewati hal yang tidak biasa itu dengan berpikir jauh ke depan. Ia ingin mencetak perempuan yang pintar dan tangguh.</p>
<p dir="auto">Akhirnya, pada tahun 1904, Dewi Sartika mendirikan sekolah yang dikhususkan untuk kaum perempuan bernama Sekolah Isteri. Di sekolah tersebut para perempuan belajar membaca, menulis, berhitung, bahkan belajar menjahit, merenda, dan belajar agama.</p>
<p dir="auto">Raden Dewi Sartika merupakan sosok yang memiliki minat pada dunia pendidikan sejak masih anak-anak. Dewi Sartika sudah mahir membaca dan menulis sejak kecil. Ia mengaplikasikan kemampuannya dengan mengajar anak-anak di sekitarnya, khususnya anak perempuan pribumi. Ia mulai mengajarkan baca dan tulis kepada warga sekitar sejak ia menginjak usia remaja.</p>
<p dir="auto">Sekolah yang didirikan Dewi Sartika berkembang pesat. Semangat Dewi Sartika yang tidak pernah lelah untuk memberikan ilmu kepada perempuan pribumi menginspirasi para perempuan lain untuk mulai mendirikan sekolah-sekolah perempuan.</p>
<p dir="auto">Setelah berganti nama beberapa kali, pada tahun 1929 Sekolah Isteri berganti nama menjadi Sekolah Raden Dewi. Bahkan, Pemerintah Hindia Belanda memberikan apresiasi kepada Dewi Sartika dengan membangun sekolah baru yang lebih besar dari sebelumnya.</p>
<p dir="auto">Temukan konten dan info menarik lainnya di <a href="http://adminsekolah.net/" target="_blank" rel="nofollow noopener noreferrer">AdminSekolah.net</a></p>
<p dir="auto">
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
